Sepanjang 2026, PPh 21 sebagian pekerja ditanggung pemerintah. Kebijakan ini sering terlewat karena satu hal: pajaknya tidak sekadar dibebaskan, melainkan wajib dibayarkan tunai oleh pemberi kerja kepada pegawai. Gaji yang Anda terima seharusnya bertambah.

Siapa yang berhak
- Pegawai tetap dengan penghasilan bruto tetap dan teratur tidak lebih dari Rp10.000.000 sebulan
- Bekerja di industri alas kaki
- Bekerja di industri tekstil dan pakaian jadi
- Bekerja di industri furnitur
- Bekerja di industri kulit dan barang dari kulit
- Bekerja di pariwisata, termasuk hotel, restoran, dan biro perjalanan
Untuk pegawai tidak tetap, batasnya dihitung dari upah harian dengan ambang tersendiri.
Cara memastikannya
- Hitung berapa PPh 21 Anda seharusnyaKalkulator PPh 21 punya pilihan sektor. Pilih sektor pemberi kerja Anda dan lihat hasilnya.
- Bandingkan dengan slip gajiKalau potongan PPh 21 masih muncul padahal Anda memenuhi syarat, ada yang perlu ditanyakan.
- Tanyakan ke bagian personaliaSebutkan dasarnya, PMK 105 Tahun 2025. Sebagian pemberi kerja belum menerapkannya hanya karena belum tahu.
- Periksa apakah jumlahnya dibayarkan tunaiBagian ini paling sering terlewat. Fasilitasnya lebih dari sekadar tidak dipotong: jumlah itu wajib diserahkan ke Anda.
Sektor usaha pemberi kerja yang menentukanYang dilihat adalah klasifikasi usaha perusahaan tempat Anda bekerja, apa pun jabatan Anda. Staf keuangan di pabrik tekstil termasuk, sedangkan staf keuangan di perusahaan di luar lima sektor itu tidak.
Yang perlu diperhatikan pemberi kerja
- Ambang penghasilan ditentukan pada Januari 2026
- Pajak yang ditanggung tetap harus dilaporkan dalam SPT Masa
- Kewajiban membayarkannya tunai kepada pegawai melekat pada pemberi kerja. Kalau tidak dipenuhi, fasilitasnya tidak sampai ke yang berhak