- Sejak NIK menjadi NPWP orang pribadi, “daftar NPWP” bagi kebanyakan orang sebenarnya berarti mengaktifkan NIK sebagai NPWP lewat Coretax. Tidak ada nomor baru yang perlu kamu hafal. Prosesnya gratis, daring, dan bisa dikerjakan dari ponsel.
- Siapkan KTP dengan data yang cocok dengan Dukcapil, email aktif, dan nomor ponsel yang aktif.
- Badan usaha membutuhkan akta, SK pengesahan, dan NPWP pengurus yang sudah aktif lebih dulu.
- Kartu NPWP fisik sudah tidak lagi diperlukan. NPWP elektronikmu dikirim ke email dan tampil di akun Coretax.
Sejak NIK berfungsi sebagai NPWP orang pribadi, “mendaftar NPWP” bagi kebanyakan orang sebenarnya cuma berarti mengaktifkan dan memadankan data yang sudah ada. Nomor barunya memang tidak ada, karena NIK kamu sendiri yang menjadi NPWP. Panduan ini mencakup keduanya, ditambah pendaftaran NPWP badan.
Seluruh prosesnya berjalan di Coretax, tanpa perlu datang ke kantor pajak, dan tanpa biaya sama sekali. Waspadai pihak yang menawarkan “jasa daftar NPWP cepat” sambil meminta kata sandi email atau uang, karena pendaftaran resmi tidak pernah memerlukan keduanya.
Kapan kamu wajib, dan kapan sebaiknya, punya NPWP
| Keadaan | Wajib? | Alasan praktis |
|---|---|---|
| Penghasilan neto setahun di atas PTKP | wajib (Pasal 2 UU KUP) | tanpa NPWP, pemotongan PPh 21 dikenai tarif lebih tinggi |
| Karyawan berpenghasilan di bawah PTKP | tidak wajib | sering diminta pemberi kerja dan bank |
| Mulai berjualan di marketplace | tergantung omzet | marketplace meminta NPWP untuk akun seller; surat pernyataan omzet butuh NPWP |
| Mengajukan KPR atau kredit usaha | tidak wajib secara pajak | bank hampir selalu mensyaratkannya |
| Mendirikan PT atau CV | wajib untuk badannya | NPWP badan diperlukan untuk rekening perusahaan dan izin usaha |
Siapkan dulu
- KTP, dan pastikan datanya cocok dengan yang terdaftar di Dukcapil: nama, tanggal lahir, nama ibu kandung
- Alamat email yang bisa kamu buka sekarang dan akan tetap kamu pakai bertahun-tahun, karena ini menjadi alamat resmi kamu di DJP
- Nomor ponsel aktif atas nama kamu
- Untuk badan: akta pendirian, SK pengesahan Kemenkumham, dan KTP serta NPWP pengurus
Untuk orang pribadi
- Buka coretaxdjp.pajak.go.idPastikan alamatnya benar. Sudah banyak situs tiruan yang meniru tampilan resmi untuk mengambil data.

Halaman login Coretax; tautan “Daftar di sini” untuk pengguna baru. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Pilih pendaftaran wajib pajak, jenis orang pribadiMasukkan NIK kamu. Sistem akan memadankannya dengan data kependudukan.

Pilihan jenis wajib pajak. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Lengkapi data diri dan penghasilanTermasuk status perkawinan dan jumlah tanggungan, yang menentukan PTKP kamu. Cek status PTKP kamu kalau ragu.

Formulir identitas. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Verifikasi lewat email dan ponselEmail dan ponsel diverifikasi dua-duanya, dengan kode OTP yang dikirim ke masing-masing.

Verifikasi kontak. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Isi alamat dan sumber penghasilanAlamat tempat tinggal menentukan KPP kamu. Untuk sumber penghasilan, pilih pegawai, usaha, atau pekerjaan bebas.

Formulir alamat. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Unggah foto diri, setujui pernyataan, kirimFoto dipakai untuk verifikasi identitas. Pernyataannya menegaskan bahwa data yang kamu berikan benar.

Unggah atau ambil foto. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Tunggu persetujuan, lalu periksa profilSetelah disetujui, NPWP elektronik dikirim ke email dan NIK kamu resmi berfungsi sebagai NPWP. Cocokkan alamat dan klasifikasi usaha dengan keadaan sebenarnya, karena data yang salah di profil terbawa ke seluruh pelaporan kamu.
Untuk badan usaha
- Siapkan dokumen pendirian yang lengkapAkta dan SK pengesahan dari Kementerian Hukum. Permohonan dengan dokumen yang tidak lengkap langsung ditolak, jadi lengkapi dulu sebelum mengajukan.
- Tetapkan penanggung jawabPengurus yang akan bertanggung jawab harus punya NPWP pribadi dan akun Coretax yang sudah aktif lebih dulu.
- Ajukan pendaftaran lewat akun pengurusPilih jenis wajib pajak badan, isi nomor SK, akta, modal, dan data pengurus, lalu lampirkan dokumen pendirian.

Identitas badan. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Setelah terbit, langsung urus akses Coretax badanNPWP yang terbit tidak otomatis membuat akunnya bisa dipakai staf. Langkahnya ada di panduan akun Coretax.
Setelah punya NPWP: yang mulai melekat
- SPT Tahunan tiap tahun, paling lambat 31 Maret, meski penghasilannya nihil. Caranya.
- Status non-efektif bisa dimohonkan kalau memang tidak ada penghasilan dalam waktu lama, supaya kewajiban lapornya berhenti secara sah.
- Pemberi kerja dan klien memotong dengan tarif normal. Tanpa NPWP, tarif pemotongannya lebih tinggi.
- Untuk usaha, kewajiban pencatatan mulai berlaku, dan kalau omzet melewati batas, pengukuhan PKP menyusul.
Yang sering keliru
- Mendaftar lewat “jasa” yang meminta kata sandi email
- Memakai email yang jarang dibuka
- Mendaftar ulang karena lupa nomor
- Menganggap kartu fisik wajib dicetak
- Pendaftaran resmi gratis dan tidak pernah meminta kata sandi
- Email menjadi alamat resmi di DJP, dan seluruh surat elektronik dikirim ke sana
- Satu NIK hanya punya satu NPWP. Cek dulu lewat Coretax atau Kring Pajak
- NPWP elektronik sudah sah. Kartu fisik hanya perlu kalau diminta
Dasar hukum
Pasal 2 UU KUP mengatur kewajiban mendaftarkan diri; PMK 112/2022 menetapkan NIK sebagai NPWP orang pribadi; PER-04/PJ/2020 mengatur tata cara pendaftaran; PMK 81/2024 untuk pelaksanaannya lewat Coretax.Pertanyaan yang sering diajukan
Daftar NPWP online lewat HP bisa?
Bisa, lewat peramban ponsel di coretaxdjp.pajak.go.id saja. Verifikasi foto malah biasanya lebih lancar di ponsel.
Berapa lama NPWP terbit?
Untuk orang pribadi dengan data yang sudah cocok, persetujuan biasanya keluar hari itu juga. Untuk badan, beberapa hari kerja setelah dokumennya diverifikasi.
Daftar NPWP butuh surat keterangan kerja?
Tidak lagi. Sejak pendaftaran berbasis NIK, yang diminta hanya data kependudukan yang cocok dan sumber penghasilan yang kamu isi sendiri.
NPWP untuk yang belum bekerja?
Tidak wajib, dan begitu kamu mendaftar, kewajiban lapor tahunan mulai melekat. Kalau diminta pihak lain, misalnya untuk beasiswa atau bank, daftar saja lalu ajukan status non-efektif kalau memang belum berpenghasilan.
Cara cek NPWP sudah aktif atau belum?
Masuk saja ke Coretax, statusnya tampil di profil. Bisa juga lewat account.pajak.go.id dengan NIK. Panduan cek NPWP.
ereg pajak go id masih dipakai?
Tidak lagi. Pendaftaran lewat e-Registration lama sudah digantikan Coretax sejak 2025. Tautan ereg yang masih beredar di internet mengarah ke halaman yang sudah tidak melayani pendaftaran.
Kalau pendaftaranmu buntu di data Dukcapil dan kamu benar-benar tidak sempat mengurusnya sendiri, tax.co.id bisa bantu carikan konsultan pajak berizin; konsultan bisa mengurusnya dengan harga tetap yang terpampang.
