- Untuk kamu yang sudah ber-NPWP, “daftar akun Coretax” sebenarnya berarti aktivasi. Untuk yang belum ber-NPWP, pendaftaran wajib pajak baru sekaligus membuat akunnya.
- Badan usaha memang tidak punya akun yang berdiri sendiri. Badan dihubungkan ke akun pribadi pengurus yang menjadi penanggung jawab, lalu peran aksesnya didelegasikan ke staf.
- Dua hal yang paling sering menggagalkan pendaftaran adalah ejaan data NIK di DJP yang berbeda dengan Dukcapil, dan email di DJP yang sudah tidak aktif lagi.
- Tangkapan layar di bawah ini berasal dari manual resmi DJP, dan alurnya sama saja di versi berbahasa Indonesia yang sekarang kamu pakai.
Pendaftaran akun Coretax hanya dilakukan sekali seumur hidup. Lancar atau tidaknya bergantung pada satu hal saja, apakah data NPWP kamu sudah cocok dengan data kependudukanmu.
Istilah “daftar Coretax” sering dipakai untuk tiga keadaan yang jalannya sebenarnya berbeda. Pastikan dulu kamu masuk yang mana, supaya tidak salah langkah.
Kamu yang mana?
| Keadaan | Yang sebenarnya dilakukan | Panduan |
|---|---|---|
| Sudah punya NPWP, belum pernah masuk Coretax | aktivasi akun | aktivasi akun Coretax, delapan langkah |
| Belum punya NPWP sama sekali | pendaftaran wajib pajak baru; akun terbentuk sekaligus | bagian “Untuk orang pribadi” di bawah, atau panduan NPWP |
| Badan usaha yang sudah ber-NPWP | hubungkan badan ke akun pengurus, delegasikan peran | bagian “Untuk badan usaha” di bawah |
| Badan usaha baru tanpa NPWP | pendaftaran wajib pajak badan | bagian “Untuk badan usaha” di bawah |
Siapkan dulu
- NIK dan KTP. Untuk badan, tambahkan akta pendirian, SK pengesahan, dan KTP seluruh pengurus
- Email aktif yang akan menjadi alamat resmi kamu di DJP, jadi pilih yang tidak akan berganti
- Nomor ponsel aktif atas nama kamu
- Kode OTP dikirim lewat email dan SMS, dan keduanya diverifikasi
Untuk orang pribadi
- Pastikan NIK sudah jadi NPWP kamuSejak 2024 NIK berfungsi sebagai NPWP orang pribadi. Kalau kamu sudah ber-NPWP tetapi belum dipadankan, pendaftaran akan tertahan di langkah pertama. Yang kamu perlukan adalah pemadanan, dan pendaftaran baru justru akan ditolak.
- Buka coretaxdjp.pajak.go.id, pilih pendaftaranDi halaman login, tautan “Daftar di sini” untuk pengguna baru. Pilih jenis wajib pajak: orang pribadi.

Pilihan jenis wajib pajak. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Pilih jenis pendaftaran NIKUntuk warga negara Indonesia, pilih pendaftaran dengan aktivasi NIK. Sistem memadankan NIK dengan Dukcapil.

Jenis pendaftaran NIK. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Lengkapi identitasIsi nama, tempat dan tanggal lahir, status perkawinan, dan jumlah tanggungan. Dua hal terakhir menentukan PTKP kamu. Cek statusnya kalau ragu.

Formulir identitas. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Verifikasi email dan ponselEmail dan ponsel diverifikasi dua-duanya, dengan kode OTP yang dikirim ke masing-masing. Kalau kodenya tidak masuk dalam beberapa menit, minta kirim ulang dulu sebelum mengganti alamat.

Verifikasi email dan nomor ponsel. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Isi data ekonomi dan alamatIsi sumber penghasilan (pegawai, usaha, atau pekerjaan bebas), metode pembukuan, dan alamat tempat tinggal. Alamat ini menentukan KPP tempat kamu terdaftar.

Data ekonomi: sumber penghasilan dan pembukuan. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Unggah foto dan setujui pernyataanUnggah foto diri untuk verifikasi identitas, lalu setujui pernyataan bahwa data yang kamu berikan benar.

Pernyataan dan tombol kirim permohonan. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Terima email penerbitan akun, masuk, ganti kata sandiKata sandi sementara dan tautan datang dari domain @pajak.go.id. Saat login pertama, buat kata sandi baru dan passphrase.
Untuk badan usaha
Berbeda dengan DJP Online, badan usaha di Coretax memang tidak punya akun yang berdiri sendiri. Yang ada adalah akun pribadi pengurus, dan badan dihubungkan ke akun itu. Jadi urutannya selalu pengurus dulu, baru badan menyusul.
- Pastikan pengurus penanggung jawab punya akun Coretax pribadi yang aktifDirektur utama atau pengurus lain yang tercatat di akta. Tanpa akun pribadi yang aktif, badan tidak bisa dihubungkan.
- Daftar atau hubungkan badan dengan NPWP 16 digitNPWP 16 digit badan adalah NPWP 15 digit lama dengan angka 0 di depan. Untuk badan baru, isi data pendaftarannya, yaitu nomor dan tanggal SK pengesahan, akta, NIK notaris, dan modal.

Identitas badan: SK pengesahan, akta, modal. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Verifikasi kontak badanEmail dan telepon perusahaan, diverifikasi OTP seperti orang pribadi.

Kontak badan. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Tambahkan pihak terkait: penanggung jawab dan pengurusTandai siapa yang menjadi Person in Charge, karena akun orang inilah yang dipakai untuk mewakili badan. Data pengurus dari Ditjen AHU ditarik otomatis. Kalau ada yang tidak muncul, tambahkan secara manual.

Pihak terkait dan penanggung jawab. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Isi data ekonomi badanKLU utama, jumlah karyawan, perkiraan omzet setahun, metode dan periode pembukuan.

Data ekonomi badan. Tampilan dari buku manual DJP 2024 berbahasa Inggris; versi sekarang berbahasa Indonesia dengan susunan yang sama. Sumber: Direktorat Jenderal Pajak. - Delegasikan peran akses kalau perluKalau yang mengurus pajak sehari-hari adalah staf, delegasikan haknya di sini lewat menu penunjukan wakil. Tanpa langkah ini, setiap pelaporan harus menunggu direktur.
Galat yang sering muncul
| Yang tampil | Artinya | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| NIK sudah terdaftar | Kamu sudah ber-NPWP, jadi yang dibutuhkan aktivasi | ikuti panduan aktivasi |
| Data tidak sesuai Dukcapil | nama, tanggal lahir, atau nama ibu berbeda | betulkan di Dukcapil, lalu ulangi |
| OTP tidak diterima | nomor salah, sinyal, atau kuota SMS habis | kirim ulang; pastikan nomor aktif dan bisa menerima SMS |
| Pengurus tidak ditemukan di AHU | perubahan pengurus belum dicatat Kemenkumham | urus perubahan akta dulu, atau tambahkan manual dengan dokumen |
| NPWP badan ditolak | masih 15 digit tanpa 0 di depan | tulis 16 digit |
Setelah akun ada
- Periksa profil, terutama alamat, KLU, dan status pusat atau cabang. Data yang salah di sini terbawa ke seluruh pelaporan.
- Buat kode otorisasi DJP dari menu profil. Kode ini dipakai untuk menandatangani dokumen elektronik.
- Untuk badan, pastikan peran akses staf keuangan sudah aktif sebelum tenggat SPT Masa pertama.
Dasar hukum
PMK 81/2024 tentang ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan sistem inti administrasi perpajakan; PMK 112/2022 tentang NIK sebagai NPWP; PER-04/PJ/2020 tentang pendaftaran wajib pajak. Manual resmi: Coretaxpedia DJP.Pertanyaan yang sering diajukan
Coretax daftar akun butuh apa saja?
NIK dan KTP, email aktif, dan nomor ponsel aktif. Untuk badan, siapkan juga akta, SK pengesahan, dan KTP pengurus. Semuanya tanpa biaya.
Daftar Coretax online lewat HP bisa?
Bisa, lewat peramban ponsel saja. Verifikasi wajah dan foto malah biasanya lebih mudah di ponsel.
Coretax NPWP daftar baru langsung dapat nomor?
Untuk orang pribadi tidak ada nomor baru, NIK kamu langsung menjadi NPWP begitu permohonan disetujui. Untuk badan, NPWP terbit setelah verifikasi, biasanya dalam beberapa hari kerja.
Satu orang bisa mengurus beberapa badan?
Bisa. Dari satu akun pribadi saja, pengurus bisa beralih ke tiap badan yang menunjuknya sebagai penanggung jawab atau wakil.
Staf keuangan perlu akun sendiri?
Perlu. Staf memakai akun Coretax pribadinya sendiri, dengan NIK-nya, lalu diberi peran akses oleh pengurus badan. Berbagi kata sandi direktur bukan cara yang dibenarkan.
Kalau buntu di data Dukcapil?
Pembetulannya dilakukan di Dukcapil. Kalau kamu benar-benar tidak sempat mengurusnya sendiri, tax.co.id bisa bantu carikan konsultan pajak berizin; konsultan bisa mengurusnya dengan harga tetap.
