Panduan
Coba kerjakan sendiri dulu
Sebagian urusan pajak memang tidak perlu konsultan. Panduan di bawah ini ditulis supaya bisa kamu ikuti tanpa latar belakang akuntansi, lengkap dengan tangkapan layar dari panduan resmi DJP di tiap langkahnya.

Mana yang dibaca dulu
Tujuh panduan ini sebenarnya saling bergantung satu sama lain. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah membuka panduan lapor SPT padahal akunnya belum aktif, atau membuka panduan aktivasi padahal NPWP-nya belum ada. Supaya kamu tidak bolak-balik, urutan yang disarankan ada di tabel ini.
| Kalau kamu | Mulai dari | Lalu | Waktu kalau lancar |
|---|---|---|---|
| Belum punya NPWP | Daftar NPWP online | akun Coretax terbentuk sekaligus | hari yang sama |
| Punya NPWP, belum pernah masuk Coretax | Aktivasi akun Coretax | lapor SPT | 10 sampai 20 menit |
| Baru mendirikan PT atau CV | Daftar akun Coretax, bagian badan | delegasikan peran ke staf | 1 sampai 5 hari kerja |
| Karyawan, Maret mendekat | Cara lapor SPT Tahunan | layar Coretax-nya | 20 sampai 40 menit |
| Pengurus badan, April mendekat | Lapor SPT badan di Coretax | laporan keuangan harus sudah selesai | satu hari kerja kalau pembukuan rapi |
| Diminta EFIN oleh aplikasi lama | Cara mengurus EFIN | hari yang sama |
Yang membuat panduan di sini berbeda
- Tangkapan layar dari dokumen resmi DJP, dengan sumber dan sidik jari berkasnya tercatat. Layarnya diambil dari dokumen DJP sendiri, jadi sama dengan yang kamu lihat di sistem.
- Kotak “kalau macet” ditaruh tepat di langkah yang bersangkutan, karena di situlah orang biasanya berhenti dan mencari jawaban.
- Tabel galat yang sering muncul dan artinya, karena pesan galat sistem jarang menjelaskan apa yang harus dilakukan.
- Batasnya disebut terang-terangan. Situs ini tidak punya akses ke sistem DJP. Panduan menjelaskan alurnya, dan kalau akun tetap tidak bisa dibuka, konsultan bisa menanganinya sebagai pekerjaan berbayar dengan harga yang sudah terpampang.
Kalau di tengah jalan buntu
Kirim saja tangkapan layar galatnya lewat WhatsApp. Konsultan rekanan akan melihatnya dulu dan memberi tahu apakah ini kasus yang perlu dibayar atau cukup satu petunjuk kecil saja. Membaca pertanyaan kamu tidak pernah ditagih.
- Email aktivasi tidak sampai: periksa spam, lalu data kontak di DJP
- NIK tidak dikenali: pemadanan lewat profil Coretax
- Bukti potong tidak muncul: isi manual dari lembar yang kamu pegang
- Data Dukcapil berbeda ejaan: pembetulan di luar DJP, sering butuh kehadiran
- Akun badan tidak bisa dihubungkan ke pengurus: perubahan pengurus belum tercatat di AHU
- Rekonsiliasi fiskal tidak seimbang berulang kali: butuh kertas kerja dari konsultan
Sebelum mulai, apa pun panduannya
- NIK yang sudah padan dengan NPWP. Sejak 2024, NIK adalah NPWP orang pribadi. Kalau Coretax menolak NIK kamu, berarti pemadanannya belum selesai, dan itu harus dibereskan lebih dulu.
- Email dan nomor HP yang bisa kamu buka sekarang. Kode verifikasi, tautan aktivasi, dan bukti penerimaan dikirim ke sana. Email kantor lama atau nomor yang sudah tidak aktif paling sering membuat orang berhenti di langkah kedua.
- Dokumen dalam bentuk foto atau PDF: KTP, bukti potong dari pemberi kerja, serta akta dan SK pengesahan untuk badan. Kalau baru dikumpulkan di tengah proses, sesi biasanya keburu kedaluwarsa dan kamu mengulang dari awal.
- Waktu yang cukup dalam satu duduk. Sesi Coretax berakhir setelah beberapa menit tanpa aktivitas. Tiap panduan menyebut perkiraan waktunya, jadi sediakan waktu sebanyak itu tanpa terputus.
Galat yang muncul di lebih dari satu panduan
| Yang tampil di layar | Artinya | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| NIK tidak ditemukan / data tidak valid | NIK belum padan dengan NPWP, atau data Dukcapil berbeda ejaan | pemadanan lewat menu profil; kalau ejaan Dukcapil yang salah, perbaiki di Dukcapil dulu |
| Email sudah terdaftar | email dipakai akun lain, sering kali akun lama yang dibuat konsultan atau staf | ganti email, atau minta reset ke KPP dengan membawa KTP |
| Kode verifikasi tidak diterima | email masuk spam, atau nomor HP di DJP bukan nomor kamu sekarang | periksa spam; kalau nomornya lama, perbarui lewat KPP atau Kring Pajak |
| Sesi berakhir | terlalu lama tanpa aktivitas | masuk kembali; isian yang sudah disimpan biasanya masih ada di draf |
| Bukti potong tidak muncul | pemberi kerja belum melaporkan, atau melaporkan dengan NPWP lama | isi manual dari lembar bukti potong yang kamu pegang; angkanya tetap sah |
| Peran tidak tersedia (akun badan) | pengurus belum ditunjuk sebagai penanggung jawab di akun badan | penunjukan lewat akun badan oleh pengurus yang tercatat di AHU |
Contoh: dari belum punya NPWP sampai SPT terlapor
Dimas baru bekerja setahun dan baru diberi tahu bahwa bukti potongnya sudah terbit. Ia belum pernah punya NPWP terpisah dan belum pernah membuka Coretax.
- Hari pertama, 20 menit
- mengikuti daftar NPWP online; karena NIK sudah padan, akun Coretax terbentuk bersamaan dan tautan aktivasi masuk ke email
- Hari yang sama, 10 menit
- mengikuti aktivasi akun: membuat kata sandi dan frasa sandi, masuk pertama kali
- Hari kedua, 30 menit
- mengikuti lapor SPT pribadi; bukti potong sudah muncul di prapopulasi, tinggal memeriksa dan mengirim
- Hasil
- Bukti Penerimaan Elektronik masuk ke email; tidak ada konsultan yang dibutuhkan, dan tidak ada biaya
- Kalau bukti potongnya tidak muncul
- ia mengisinya manual dari lembar 1721-A1 yang diberikan kantornya; panduannya memuat layar itu
Panduan yang menyusul
Faktur pajak di Coretax, e-Bupot unifikasi, pembayaran lewat kode billing, dan pengukuhan PKP. Masing-masing ditulis begitu tangkapan layar resminya tersedia, karena panduan tanpa layar hanya membuat pembaca menebak.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah panduan ini resmi dari DJP?
Bukan. Panduan ini ditulis redaksi platform berdasarkan dokumen resmi DJP yang disebut di tiap halaman, dan tangkapan layarnya memang diambil dari dokumen itu. Kalau ada perbedaan dengan yang kamu lihat di sistem, ikuti saja yang tampil di sistem DJP.
Kenapa sebagian layar berbahasa Inggris?
Buku manual DJP edisi 2024 memang memotret versi pra-rilis Coretax yang antarmukanya masih berbahasa Inggris. Susunan layarnya tetap sama dengan versi Indonesia yang sekarang, dan keterangannya juga menyebutkan hal itu.
Panduan untuk DJP Online masih relevan?
Untuk SPT Tahunan tahun pajak 2025 dan seterusnya, sudah tidak lagi. Semua panduan di sini disiapkan untuk Coretax.
Boleh dibagikan?
Boleh, asal disertai tautan ke halamannya. Tangkapan layar itu tetap milik DJP dan sudah dicantumkan sumbernya, jadi menyalin ulang tanpa sumber tidak dibenarkan.
Langkah pertama seharusnya tidak jadi bagian yang paling mahal.
tax.co.id carikan kamu konsultan pajak berizin untuk enam puluh menit membedah masalahmu, dan kamu pulang membawa laporan tertulis yang menunjukkan di mana posisimu sekarang.