Chat admin gratis dulu sebelum konsultasi dengan ahli pajak kami — Chat via WhatsApp →

Istilah pajak

Apa itu PPh 25? Cara Menghitung dan Fungsi Cicilan Bulanannya

PPh 25 adalah angsuran pajak bulanan yang dihitung dari SPT tahun lalu, dibayar sendiri paling lambat tanggal 15 agar beban tidak menumpuk.

Ringkasan 30 detik
  • Pajak Penghasilan Pasal 25, disingkat PPh 25, adalah angsuran pajak penghasilan dalam tahun berjalan yang wajib kamu bayar sendiri setiap bulannya.
  • Besaran cicilan ini dihitung berdasarkan total pajak terutang pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan tahun sebelumnya, setelah dikurangi kredit pajak pihak lain.
  • Tenggat pembayaran cicilan ini paling lambat jatuh pada tanggal 15 bulan berikutnya.
  • Mekanisme ini membantu menjaga arus kas usaha kamu supaya tagihan pajak tidak menumpuk menjadi satu angka raksasa di akhir tahun.

Pajak Penghasilan Pasal 25, disingkat PPh 25, adalah salah satu jenis Pajak Penghasilan berupa angsuran dalam tahun berjalan yang wajib kamu bayar sendiri setiap bulan. Tujuannya adalah meringankan beban keuanganmu supaya tagihan pajak yang besar tidak menumpuk di akhir tahun.

Banyak pengusaha kaget saat melihat tagihan pajak tahunan mereka. Mekanisme cicilan ini dibuat agar negara bisa membantumu menyicil beban tersebut sambil menjaga arus kas bulanan usaha tetap aman.

Cara kerja PPh 25 dan pasangannya

Sistem ini pada dasarnya adalah rencana prabayar wajib yang didasarkan pada performa keuanganmu tahun sebelumnya. Negara mengasumsikan bahwa keuntungan usahamu tahun ini akan sama persis seperti tahun lalu. Asumsi ini dipakai untuk menentukan besaran setoran bulananmu ke kas negara.

Pola ini memastikan roda pemerintahan tetap berjalan berkat aliran penerimaan pajak yang masuk setiap bulan. Kamu juga diuntungkan karena kewajiban setahun yang sangat besar dipecah menjadi nominal kecil yang jauh lebih mudah dikelola.

AspekCicilan PPh 25Pelunasan PPh 29
Waktu pembayaranSetiap bulan selama tahun berjalanSatu kali setelah tutup buku akhir tahun
Sifat tagihanCicilan perkiraan di mukaPelunasan tagihan pajak aktual
Dasar hitunganAngka total dari SPT tahun sebelumnyaLaba bersih aktual tahun ini

Pasangan ideal dari cicilan ini adalah pelunasan akhir tahun. Kalau total setoran cicilanmu sepanjang tahun ternyata masih kurang dari total pajak aktual yang terutang, selisihnya akan menjadi status kurang bayar. Kekurangan itulah yang disebut sebagai PPh 29, dan kamu wajib melunasinya sebelum menyelesaikan administrasi pelaporan tahunan.

Cara menghitung besaran angsuran bulanan

Proses penghitungannya cukup sederhana kalau pembukuan tahun lalumu sudah rapi. Kamu hanya perlu melihat kembali dokumen pelaporan terakhirmu untuk menentukan kewajiban bulan ini. Berikut adalah panduan ringkas untuk menentukan angka cicilannya.

  • Lihat pajak terutang tahun lalu. Angka utama diambil dari total beban pajak setahun penuh yang tercantum di pelaporan tahun sebelumnya.
  • Kurangi pajak pihak lain. Total beban tadi harus dikurangi semua kredit pajak yang sudah dipotong oleh klien atau rekanan bisnismu, seperti PPh 21, PPh 22, PPh 23, atau PPh 24.
  • Bagi menjadi dua belas. Hasil pengurangan tersebut adalah sisa pajak yang harus dibayar sendiri, lalu angkanya dibagi 12 bulan untuk mendapat nominal setoran bulanan.

Angka cicilan statis hasil pembagian ini akan terus berlaku sama setiap bulannya. Kamu wajib menyetorkan nominal tersebut secara disiplin sampai tiba waktunya kamu merangkum kinerja keuangan untuk periode berikutnya.

Contoh kasus berangka

Mari kita lihat skenario nyatanya supaya rumusnya lebih mudah dipahami dan bisa langsung kamu terapkan pada usahamu sendiri.

Contoh 1: Hitungan angsuran untuk bisnis
Total pajak terutang 2025
Rp120.000.000
Dipotong klien lewat PPh 23
Rp24.000.000
Hasil akhir
Rp8.000.000, angsuran bulanan ini didapat dari selisih 96 juta dibagi 12 bulan secara merata.
Contoh 2: Konsekuensi telat membayar

Bayu lupa membayar angsuran masa pajak Agustus yang batas akhirnya adalah tanggal 15 September. Setoran baru dilakukan pada tanggal 20 Oktober setelah ia menerima teguran dari kantor pajak.

Keterlambatan
Lewat satu bulan lima hari, namun secara aturan akan dihitung penuh menjadi dua bulan.
Kesimpulan
Bayu kelak akan ditagih denda bunga per bulan lewat ketetapan resmi, terpisah dari pembayaran pokoknya hari itu.

Yang harus kamu lakukan

Rutinitas bulanan ini membutuhkan kedisiplinan agar usahamu terhindar dari tumpukan sanksi. Ikuti panduan berikut setiap kali bulan baru berganti.

  1. Buat kode tagihanSiapkan kode tagihan pembayaran atau kode billing melalui sistem Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Coretax sebelum tanggal lima belas.
  2. Lakukan penyetoran bankBayar tagihan tersebut menggunakan aplikasi perbankan, mesin anjungan tunai mandiri, atau setor tunai langsung di kantor pos.
  3. Simpan bukti transaksiPastikan pembayaranmu berhasil dan sistem menerbitkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti pelunasan sah.

Yang sering keliru

Banyak orang bingung membedakan aturan pelaporan dan penyetoran jenis pajak ini. Kesalahan menafsirkan jadwal bisa berujung pada tagihan denda yang merugikan.

Yang sering salah
  • Batas waktu setor angsuran ini adalah hari terakhir setiap bulan.
  • Angsuran ini wajib dilaporkan secara manual setiap bulan lewat formulir terpisah.
  • Pengusaha boleh menghentikan setoran secara sepihak kalau tingkat penjualan sedang turun drastis.
Yang benar
  • Peraturan menetapkan batas waktu penyetoran jatuh tepat pada tanggal 15 bulan berikutnya.
  • Pembayaran sukses yang menerbitkan NTPN otomatis dianggap sebagai lapor pada hari itu juga.
  • Penurunan angka setoran wajib diajukan resmi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan harus menunggu persetujuan.
Abaikan penagihan berarti mengundang sanksi bertumpukKeterlambatan terus-menerus akan memicu penerbitan STP PPh Pasal 25 yang menagih pokok pajak beserta sanksi bunganya. Tagihan ini wajib dilunasi segera sebelum otoritas melanjutkan ke tahap penagihan paksa.

Istilah yang berkaitan

  • SPT Tahunan adalah sarana pelaporan yang angkanya menjadi patokan mutlak dasar setoran bulanan bisnismu pada tahun depan.
  • PPh 29 adalah pelunasan sisa kurang bayar di akhir tahun apabila keseluruhan total cicilan bulananmu belum cukup menutup nominal pajak aktual.

Dasar hukum

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) mengatur besaran kewajiban cicilan bulanan ini. Batas waktu penyetoran tanggal 15 bulan berikutnya ditetapkan oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 Pasal 94 ayat (2). Aturan bahwa pembayaran berstatus valid dan mendapat nomor transaksi berlaku otomatis sebagai pelaporan diatur dalam Pasal 171 ayat (10) peraturan menteri yang sama. Naskah resminya tersedia di JDIH Kementerian Keuangan.

Pertanyaan yang sering diajukan

PPh 25 adalah apa, singkatnya?

Cicilan pajak penghasilan yang kamu bayar setiap bulan ke kas negara berdasarkan laporan pajakmu tahun lalu. Skema ini dirancang khusus untuk memecah beban akhir tahun supaya lebih ringan.

Kapan batas waktu pembayarannya setiap bulan?

Paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya. Kalau tanggal 15 kebetulan jatuh di hari libur resmi, kamu tetap boleh menyetor kewajibanmu pada hari kerja berikutnya tanpa dihitung telat.

Apakah saya perlu melaporkan setoran ini setiap bulan?

Tidak perlu. Aturan terbaru menetapkan bahwa seluruh setoran cicilanmu yang sudah tervalidasi dan mengantongi NTPN otomatis berlaku sebagai laporan sah pada hari pelunasan tersebut.

Apa bedanya cicilan ini dengan PPh 21 atau PPh 23?

Cicilan pasal ini merupakan kewajiban yang harus kamu hitung dan setor sendiri dari kas perusahanmu. Sebaliknya, pajak pasal 21 dan 23 merupakan pungutan yang dipotong langsung oleh pihak lain dari nilai penghasilan kotor yang kamu terima.

Bagaimana kalau perusahaan saya merugi, apakah setoran tetap berjalan?

Setoran akan terus berjalan sebesar angka ketetapan tahun sebelumnya. Kamu diharuskan untuk mengajukan permohonan penyesuaian resmi ke KPP setempat supaya nominal tagihannya bisa diubah atau dihentikan secara legal.

Apa sanksinya kalau saya lupa menyetor tepat waktu?

Keterlambatan memicu denda bunga bulanan yang dihitung sejak keesokan harinya setelah tanggal jatuh tempo sampai hari kamu melunasinya. Tunggakan ini kelak akan ditagih lewat surat teguran dari otoritas pajak.

Pastikan jadwal penyetoranmu aman setiap saat. Coba buka Kalender Pajak untuk melihat pengingat tenggat penting bulan ini supaya bisnismu terhindar dari denda.

Langkah berikutnya

Bagikan
Foto Lina Anggraini peninjau konten pajak tax.co.id

Ditinjau oleh

Lina Anggraini Expert Reviewer

Praktisi pajak & akuntansi

Praktisi akuntansi dan perpajakan dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Setelah meniti karier di kantor konsultan pajak dan memegang berbagai posisi supervisor pajak serta audit internal, kini bertugas sebagai Director of Business Development & Financial Advisory di Glin Asia Solusi. Di tax.co.id, Lina memastikan seluruh materi dan informasi akurat dan sesuai dengan standar praktik yang berlaku.

Lihat konten yang ditinjau LinkedIn

Konsultasi